Pilih Teknologi yang Tepat untuk Kelas Anda!

Dengan teknologi edukasi yang berkembang pesat, para guru akan menemukan lebih banyak solusi untuk kelas dibandingkan sebelumnya. Ketika kita memiliki banyak pilihan, hal itu sangat bagus tapi kadang itu akan membuat guru bingung untuk memilih teknologi yang tepat untuk kelasnya.Di kemudian mungkin guru akan bertanya mengenai solusi yang ingin dipilih, cobalah untuk melihat situasi ini dari sudut pandang siswa. Solusi apa yang menurut mereka menarik dan membuat kelas lebih aktif? Apa yang membuat mereka belajar lebih giat? Apa yang mereka pikir itu akan mudah digunakan dan membantu dalam pelajaran?

Dan beberapa hal dibawah bisa digunakan ketika para guru mencoba menerapkan teknologi edukasi dalam kelas:

Cobalah satu teknologi di satu waktu. Mencoba terlalu banyak teknologi dalam satu waktu dapat menghasilkan pengalaman yang negatif. Seberapa baik teknologi yang anda gunakan dalam kurikulum harusnya menjadi pertimbangan apakah ini adalah teknologi yang tepat.

Fokus pada teknologi yang memberikan kesempatan siswa untuk melakukan kreatifitas. Pilihlah teknologi yang bisa melibatkan siswa untuk aktivitas belajar di sekolah, dengan begitu siswa bisa belajar untuk membuat sesuatu yang baru, cara terbaik untuk mempelajari suatu adalah siswa mempraktekannya sendiri.

Cari tahu bagaimana pendidik lain menggunakannya. Teknologi baru bermanfaat jika kita tahu cara yang bagus mengintegrasikannya kedalam pengajaran/kurikulum. Beberapa guru mulai menggunakan twitter dan facebook mereka untuk saling berbagi mengenai hal ini. Cara lain untuk mendapatkan ide adalah menemukannya di internet mengenai pengalaman guru yang telah memakai teknologi ini.

Test teknologi baru di sekolah sebelum menggunakannya di kelas. Pastikan bahwa teknologi ini bisa jalan sebelum menggunakannya di kelas dimana anda bisa menilai apakah anda sudah cukup mahir untuk menggunakan di kelas anda, dan periksalah kebijakan sekolah apakah teknologi tersebut boleh dijalankan di kelas.

Bersedia untuk gagal. Menambahkan konten digital kedalam pelajaran anda akan membuka pintu kesempatan berbuat kesalahan. Tetapi pendidik yang terus berusaha untuk belajar dalam menggunakan teknologi di kelas akan menemukan pengalaman yang jauh lebih besar dan berharga. Tapi pastikan anda memiliki rencana cadangan-pen dan kertas akan membantu anda di suasana sulit yang tidak bersahabat. “Alat tidak mendikte sebuah pengajaran, Alat akan memajukan pengajaran”

“Jika sebuah pencil patah, ambil pencil lainnya dan terus lanjutkan”

Kabar Gembira

Untuk memenuhi perkambangan teknologi dan informasi, software sekolah terus berupaya untuk selalu berinovasi dan mengikuti perkembanga jaman. Saat ini Software Sekolah telah meluncurkan fitur baru berupa sinkronisasi data absensi siswa dari mesin sidik jari ke Layanan Software Sekolah Online yang dapat dilakukan secara real time, berlangsung secara online. Kemudian apa yang bisa di berikan dengan adanya fitur baru ini??

  1. Data Absensi dari mesin sidik jari yang ada di sekolah akan tersinkronisasi secara otomatis dengan layanan Software Sekolah Online.
  2. Orang tua siswa yang Anaknya tidak masuk sekolah akan langsung mendapatkan informasi status absensi Anaknya dengan cepat & realtime melalui SMS sesuai dengan status absensi hari tersebut.
  3. Petugas TU / wali kelas tidak perlu lagi mencatat data absensi siswa secara manual karena semuanya telah tersaji dalam sebuah laporan yang real time.

Sidik_Jari

 

APA LAGI YANG ANDA TUNGGU??? SEGERA UPDATE ABSENSI SEKOLAH ANDA DENGAN LAYANAN TERBARU KAMI…

Apa Saja yang Perlu dan Penting dalam Perubahan di Sekolah?

Sekolah yang begitu-begitu saja akan ditinggal oleh orang tua siswa yang percaya dan selama ini mendukung perubahan di sekolah.Hal-hal apa saja yang penting dan perlu dalam perubahan di sekolah? Berikut ini adalah pemaparannya:

1. Harus punya arah

Jika tidak punya arah maka guru akan kebingungan, orang tua siswa menjadi tidak pasti, pendanaan menjadi mubazir dan tidak efektif.

2. Mesti ada keberanian

Saat perubahan terjadi mungkin guru akan gelisah dan curiga, orang tua siswa mempertanyakan. Jadi sekolah harus punya keberanian untuk mempertanggungjawabkan perubahan yang dilakukan.

3.Mesti kreatif.

Tanpa kreativitas perubahan akan jadi pekerjaan yang tidak ada habisnya dan semua orang akan kelelahan.

4.Orang yg melaksanakan mesti tahan banting.

Jika untuk tujuan benar walau hanya 1 orang yang mendukung harus jalan terus.

(Penulis adalah Kepala Sekolah Ananda Islamic School)
Blog: gurukreatif.wordpress.com

Kenali 3 Cara Belajar Anak

Setiap anak memiliki cara belajarnya sendiri, itulah mengapa ada anak yang sangat sulit jika disuruh belajar dari buku, ada juga yang baru dapat mengerti jika dijelaskan sambil mempraktikkannya langsung, dan ada juga yang suka belajar yang materinya dalam bentuk video .

Sebenarnya banyak sekali teknik teknik belajar anak sesuai dengan caranya sendiri, tetapi secara gambaran besar cara belajar anak dapat digolongkan menjadi, visual, auditory dan kinestetik. Masing masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini penjelasannya.

1. Visual Cara belajar anak visual biasanya lebih mudah dan cepat memahami dengan membaca atau melihat terlebih dahulu. Diperkirakan, sebanyak 80% pelajaran dapat dimengerti melalui penglihatannya. Membaca buku dan melihat gambar adalah cara yang paling disukainya. Jika Anda sebagai pengajar dikelas ada siswa yang senang duduk di bangku paling depan besar kemungkinan dia adalah tipe visual ini. Mereka dapat mengingat apa yang dibacanya dan mudah menulis ulang tetapi lemah jika di intruksi secara lisan.

2. Auditory Cara belajar auditory sangat mengandalkan indera pendengaran. Mereka lebih suka dijelaskan secara lisan. Karakteristik model belajar ini benar – benar menggunakan pendengaran sebagai alat utama untuk belajar. Kekurangan dari model belajar ini adalah kesulitan untuk menyerap informasi dalam bentuk tulisan secara langsung. Coba Anda tanyakan apakah dia lebih suka menyimak pelajaran dari papan tulis atau didikte oleh gurunya.

3. Kinestetik Anak tipe kinestetik cenderung tidak bisa diam karena mereka tertarik untuk langsung mempraktikannya tanpa mengikuti intruksi terlebih dahulu, oleh karena itu anak tipe kinestetik ini sering kali dicap anak nakal. Cara belajar anak tipe ini cenderung lebih suka berekperimen dibandikan hanya membaca atau mengetahuinya saja. Mereka juga suka mempraktikkan apa yang dilakukan oleh orang dewasa dan langsung mempraktikkannya. Coba tanyakan kepada anak Anda apakah yang dia pikirkan tentang ‘anak ayam’, jika ia menjawab yang berhubungan dengan sentuhan dan rasa, maka besar kemungkinan anak anda adalah tipe kinestetik.

10 Karakter Guru yang Bagus untuk Dijadikan Guru Sekolah Anda

oleh: Agus Sampurno

Menyeleksi guru adalah pekerjaan ‘abadi’ dari seorang kepala sekolah. Sekolah mengandalkan kepala sekolah dalam mencari guru yang pantas dan cocok mengajar di kelas. Seperti semua proses seleksi, proses menyeleksi guru juga punya resiko dan hal yang mesti diwaspadai.

Untuk itu saya mencoba menguraikan kriteria guru seperti apa yang pantas untuk direkrut sebagai guru di sekolah anda.

1. Sesuai visi misi sekolah

Cari lah guru yang sesuai dengan visi misi sekolah anda. Sayangnya banyak sekolah yang merekrut guru hanya karena mau digaji kecil atau kenalan si A atau saudaranya si B. Sebelum merekrut resapi kembali visi misi sekolah anda dan rasakan apakah kandidat yang ada di depan anda ini cocok atau tidak dengan visi misi sekolah anda dalam hal kepribadian, cara komunikasi dan filosofinya terhadap pendidikan.

2. Mengerti paedagogi

Banyak guru yang bukan berasal dari fakultas keguruan. Untuk guru yang punya latar belakang seperti ini tanya apa alasannya menjadi guru, dan bagaimana cara ia memandang dunia belajar mengajar. Kalau meragukan berarti kandidat ini hanya ingin jadikan profesi guru sebagai batu loncatan untuk ke pekerjaan berikutnya. Bahkan dari fakultas keguruan pun mesti ditanya kembali filosofi pendidikanya, jika kurang menyertakan aspek siswa atau anak didik, jangan lah diterima karena tipe guru seperti ini adalah tipe guru ‘teacher centered’

3. Tahu latar belakang sekolah

Silahkan bertanya menurutnya bagaimana sekolah anda. Jika analisanya dalam dan baik sebagai masukan. Selamat! Anda sudah menemukan guru yang tepat

4. Yang bisa bertanya saat diminta bertanya

Guru yang bagus senang bertanya. Proses seleksi bukan sekedar kandidat guru ditanya-tanya oleh kepala sekolah namun juga ada saatnya si calon mesti bertanya. Minta ia bertanya sesuatu mengenai sekolah anda, jika pertanyaannya bermutu dan cerdas berarti ia adalah guru yang cocok

5. Punya kemampuan komunikasi yang bagus

Carilah guru yang sopan, tau etika dan punya komunikasi yang bagus. Guru yang punya komunikasi yang bagus akan membantu perannya sebagai guru. Namun tanya hati kecil anda juga sebagai kepala sekolah, apakah komunikasinya yang bagus ini positif atau negatif. Karena komunikasi yang negatif akan membuat sekolah anda bernuansa negatif juga. Silahkan mencari guru yang pandai menempatkan diri tidak terlampau serius namun juga tidak cengengesan

6. Berpakaian pantas

Tidak perlu mahal, guru yang professional tahu bagaimana berpakaian pantas dan nyaman. Guru dengan bau badan berarti punya hal yang belum ia lakukan dengan benar dalam soal kebersihan.

7. Meminta gaji yang sesuai

Guru professional tahu bagaimana cara menghargai diri sendiri. Guru yang meminta gaji terlampau murah atau mahal perlu diteliti lagi latar belakangnya. Jika sekolah sudah bisa memakai UMR sebagai patokan akan lebih baik lagi.

8. Punya blog atau twitter yang aktif

Merupakan nilai lebih jika calon guru punya blog dan twitter yang aktif. Lihat tulisan atau lini masanya. Cari guru yang tidak galau dan berpikiran positif, guru yang sukanya mengeluh, mencaci dan berkata kasar di social media jangan direkrut sebagai guru.

9. Menulis email dengan benar

Jika anda menerima lamaran lewat email, maka lihat cara dia menulis email. Banyak sekali calon guru yang saat melamar hanya menulis email kosong sambil diselipi CV dan surat lamaran pada attachmentnya, calon guru yang seperti ini perlu belajar banyak soal etika dalam dunia online. Ada juga guru yang menggunakan nama tidak resmi dan tidak serius. Misalnya “[email protected] atau [email protected] dan sejenisnya yang mencerminkan belum dewasanya ia sebagai pribadi.

10. Pengalaman penting namun bukan segalanya

Sekolah yang baik mengandalkan pada system dan bukan pada orang per orang. Menerima guru yang sudah pengalaman memang penting, namun lebih penting menerima guru yang mau berubah dan bersedia menerima masukan.

(Penulis adalah Kepala Sekolah Ananda Islamic School)

Mengapa Internet Sehat untuk Anak Itu Penting?

Pesatnya perkembangan dunia teknologi informasi (IT) atau internet dewasa ini,terkadang belum dibarengi dengan adanya pemahaman terhadap penggunaan internet secara baik dan sehat, khususnya bagi pengguna internet dikalangan anak usia dini. Internet merupakan salah satu kebutuhan penting manusia baik itu untuk anak-anak maupun orang tua. Karena dengan internet maka kita akan bisa mendapatkan informasi yang sangat cepat dan bisa diakses dari mana saja. Maka tak heran apabila perkembangan internet di Indonesia juga mengalami peningkatan yang luar biasa dikarenakan manfaatnya yang sangat banyak.

Meskipun internet memberikan dampak positif untuk kehidupan sehari-hari akan tetapi internet juga bisa memberikan ancaman yang luar biasa baik itu untuk keluarga ataupun anak-anak. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tidak terjebak ke dalam dunia internet yang cenderung merugikan. Oleh karena itu para orang tua hendaknya mengawasi aktivitas anak dalam berinternet .Kewaspadaan terhadap segala kegiatan anak dalam berselancar di dunia maya menjadi penting dikarenakan sangat beragamnya informasi yang hadir terutama informasi-informasi negatif. Informasi negatif tersebut tidak bisa dicegah namun kita hanya bisa menyaringnya baik itu dengan mengingatkan anak ataupun dengan memasang software pengaman di komputer kita.

Dalam memberikan pengawasan kepada anak hendaknya para orang tua mengutamakan kualitas daripada kuantitasnya. Para orang tua harus cerdas dalam memberikan pendidikan internet positif kepada anak. Kita bisa sedikit memberikan kebebasan kepada anak untuk bereksplorasi namun sesekali perlu untuk menemani anak berinternet untuk mencari informasi. Salah satu cara yang baik dalam menanamkan pendidikan internet positif kepada anak adalah dengan memberikan pemahaman yang baik kepada anak. Hal-hal yang baik dan buruk harus kita jelaskan kepada anak. Pondasi pertama yang harus dibangun adalah pemahaman akan agama. Dengan pemahaman agama yang baik maka si anak akan lebih mudah kita ajari untuk menfilter informasi-informasi yang tidak boleh diakses.

Hal selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah dengan membangun komunikasi efektif kepada anak. Komunikasi ini sangat penting karena dengan komunikasi yang baik akan membuat anak lebih terbuka kepada orang tua. Diskusi aktif antara orang tua dengan anak akan membangun kedekatan dan tentunya akan membantu mengoptimalkan kecerdasan anak baik itu ketika di sekolah ataupun ketika anak mencari informasi positif di internet. Orang tua hendaknya jangan lengah dikarenakan kesibukkan aktivitasnya sehingga komunikasi kepada anak hanya sangat sedikit sekali.

Hal lain yang bisa kita lakukan yaitu dengan memasang parental software atau software pemblokiran. Hal ini bisa sedikit mengerem dan mengendalikan anak dalam mengakses ataupun anak tidak sengaja mengklik informasi negatif. Namun efektivitas alat bantu ini sangatlah minim karena anak bisa saja mengakses dari handphone ataupun anak pergi ke warnet. Oleh karena itu yang menjadi perhatian penuh adalah software yang harus terpasang pada anak kita yaitu kepandaian anak dalam memilih dan memilah informasi yang ada di internet. Selain itu dalam memberikan pengawasan kepada anak kita bisa melakukan check history browser pada komputer. Apabila kita menemukan yang negatif maka kita tidak serta merta terus memarahi anak dan memberikan pelarangan kepada anak. Tapi yang terbaik yaitu mencari solusi agar bisa bermanfaat untuk kedua belah pihak yaitu orang tua dan anak karena pelarangan bukanlah jalan yang terbaik.

Dunia intenet memang tidak bisa kita bendung, namun yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. Internet merupakan dua mata pisau yang bisa saja melukai ataupun bisa memberikan manfaat untuk anak dan keluarga kita

Mendidik Anak Agar Gemar Membaca

Membaca merupakan gerbang ilmu dan kunci sukses dalam dunia akademis anak. Oleh karena itu kebiasaan membaca harus diajarkan sejak anak usia dini. Tapi untuk mendidik anak agar rajin membaca bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan rangsangan yang tepat agar anak mau terbiasa membaca sejak kecil. Para orang tua harus kreatif dan cerdas dalam mengajarkan kebiasaan membaca untuk anak. Karena dalam mendidik anak agar gemar membaca diperlukan cara dan tips yang tepat sehingga anak mau sedikit-sedikit menyukai kebiasaan membaca.

Menurut seorang pakar pendidikan yaitu Sharon Darling menyatakan bahwa kebiasaan membaca merupakan kunci keberhasilan dunia akademis anak, Sharon Darling merupakan pendiri dari National Centre for Family Literacy. Tapi dalam mendidik agar anak memiliki kebiasaan membaca membutuhkan ketelatenan. Mengingat membudidayakan membaca di negara berkembang sepeti Indonesia membutuhkan perjuangan yang berat. Banyak hal yang menyebabkan tantangan ini semakin bertambah. Diantaranya adalah lingkungan masyarakat Indonesia yang sedikit sekali gemar membaca.Tentunya lingkungan sangat mempengaruhi terhadap minat baca anak.

Berikut cara dan tips agar anak suka membaca.

1.Berikanlah contoh perilaku gemar membaca kepada anak. Dengan menunjukkan kepadanya bahwa kita sebagai orangtuanya memiliki kesenangan untuk membaca, karena anak akan meniru apa yang dilakukan oleh orangtua. Lakukanlah sebisa mungkin setiap harinya, agar anak mudah mengingat dan memahami apa yang telah dibacanya.

2.Mengalokasikan dana. Para orang tua hendaknya menyisihkan sedikit penghasilannya untuk membeli buku. Baik itu untuk anak-anak maupun untuk orang tua itu sendiri. Ajak anak untuk ikut mengunjungi toko buku agar anak memiliki minat baca. Buku yang dibeli tidak harus mahal tapi belilah buku yang bisa memberikan manfaat.Untuk anak-anak biasanya suka melihat buku cerita yang menampilkan gambar baik itu gambar binatang, kendaraan dan lain sebagainya.

3.Berikan anak kesempatan untuk memilih buku yang akan dibacanya. Hal ini akan membantu anak untuk lebih mudah tertarik pada buku bacaan. Alangkah lebih baik jika mengunjungi perpustakaan secara rutin untuk membantu proses pemilihan buku oleh anak agar menjadi lebih menyenangkan.

4.Anak-anak biasanya akan lebih terpancing dengan gambar dan warna yang menarik. maka sebelum memilih buku yang akan dibaca, diskusikanlah bersama anak mengenai isi buku tersebut dengan terlebih dahulu membahas apa yang bisa terlihat dari sampul depan buku. Dan ajaklah anak untuk menebak kira-kira apa ya isinya berdasarkan gambar dan warna di sampul tersebut.

5.Membuat perpustakaan keluarga. Mengumpulkan buku yang sudah berserakan dimana-mana menjadi satu tempat akan membuat suasana kondusif sehingga minat baca tetap terjaga. Buatlah ruangan khusus baca agar anak tertarik menyimpan koleksi bukunya sehingga anak akan tertarik untuk membeli buku baru lagi.

6.Sampaikanlah pesan moral. Setelah membacakan buku dan berikan penekanan kata-kata penting yang bisa bermanfaat untuk anak.

Membaca merupakan gerbangnya ilmu. Oleh karena itu kebiasaan ini harus terlatih sejak anak usia dini. Jangan biarkan anak tumbuh dengan jumlah kualitas membaca yang sedikit. Mari jadikan kegiatan membaca menjadi kegiatan yang rutin sehingga akan bisa menambah ilmuan kita dan terutama anak-anak, pengetahuan bisa luas dikarenakan banyak membaca.

Semangat Belajar Usai Liburan

Tahun ajaran baru segera datang. Setelah liburan, fenomena yang kerap terjadi pada banyak siswa adalah kehilangan semangat belajar. Ini bisa dimaklumi karena, setelah sebelumnya menghabiskan hari-hari dengan belajar, liburan mereka jadikan kesempatan untuk menciptakan kebiasaan yang menggantikan rutinitas belajar mereka.

Liburan, dengan kata lain, bukan lagi berdampak sebagai jeda untuk membuat belajar lebih giat, tapi malah seperti bumerang. Alih-alih semangatnya naik, energi para siswa, bahkan mahasiswa, justru turun setelah liburan pergantian semester. Sebagai guru atau orang tua, ini adalah masalah yang lazim dihadapi, namun bukan berarti mudah untuk diatasi. Segera setelah kembali, para murid harus segera kembali dimotivasi.

Apa yang harus dilakukan untuk mengembalikan kembali semangat belajar usai liburan? Berikut tipsnya:

1.Berbagi cerita liburan. Apa yang dilakukan selama liburan? Gunakan keinginan siswa untuk bercerita tentang liburan mereka sebagai dasar untuk kegiatan pendidikan. Dapat juga dibuat kompetisi bercerita, atau menulis, atau bahkan dalam bentuk yang lebih kreatif lagi-misalkan menjadikannya sebuah film pendek. Tujuan dari kegiatan ini adalah membuka jalur komunikasi dan menjadikan siswa kembali mengaktifkan otak mereka. Ini semacam pemanasan, sebelum mereka masuk waktu-waktu belajar seperti biasanya.

2.Beri penghargaan. Pastikan anda memiliki sistem penghargaan untuk tugas-tugas yang diberikan kepada murid. Entah itu sebuah sertifikat sekolah standar, program penghargaan, dan bonus kecil-kecilan. Setidaknya, hari-hari pertama masuk sekolah dapat menjadi sesuatu yang sama atau bahkan lebih menyenangkan dari liburan mereka.

3.Bicarakan cita-cita masa depan. Dengan melakukan ini, para murid seolah diingatkan kembali mengenai hari-hari mendatang. Zona nyaman seringkali muncul ketika kita terlalu menikmati hari ini. Akan tetapi, barang siapa yang mengingat seperti dia ingin menjadi, zona tidak nyaman otomatis muncul. Belajar, kerapkali, diasumsikan sebagai sesuatu yang mengganggu kesenangan. Memaksa dan membuat mereka tidak bisa bersantai menikmati keadaan. Belajar baru menjadi hal yang menyenangkan, semangat dilakukan, ketika murid-murid tersebut sadar: untuk apa dia belajar?

4. Komunikasi. Ajaklah anak mengobrol tentang sekolahnya. Dalam obrolan itu, usahakan Anda membicarakan hal-hal positif tentang sekolah. Jangan buat anak takut, sehingga berbagai kekhawatirannya seperti apakah temannya akan baik padanya, makin membuatnya stres.

Dengan melakukan ini, selain membangun motivasi ke dalam diri siswa, pengajar pun membantu murid-muridnya lebih terarah, fokus, dan siap menjalani hari-harinya.

Manfaatkan Hari Liburan Anak dengan Hal Kreatif!

Tidak terasa tahun ajaran lama telah selesai yang diakhiri dengan masa – masa liburan yang mana hari – hari yang paling disenangi oleh anak-anak. Masa liburan memang diadakan bagi semua orang untuk me-refresh mental kita dari segala pikiran yang berhubungan dari urusan kerja atau belajar.

Sayang jika waktu liburan terlewatkan hanya untuk bersantai-santai, bermain game seperti game playstation atau sekedar menonton televisi saja. Mengisi waktu libur dengan sejumlah hal kreatif tentu akan sangat berguna bagi Anda dan keluarga. Setidaknya bisa menambah pengetahuan bagi anggota keluarga, khususnya anak-anak.

Tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk mengisi waktu liburan yang menyenangkan dan menenangkan pikiran keluarga. Karena memilih liburan kreatif bersama keluarga tidak selalu identik dengan berwisata ke tempat yang mahal harganya. Selama anda masih cermat dalam memilih tempat liburan yang tepat untuk menenangkan pikiran, ada banyak alternatif tempat yang masih terjangkau oleh pemasukan dan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kreatifitas serta pengetahuan. Karena selain mengembangkan kreativitas serta pengetahuan, liburan yang kreatif dapat mempererat hubungan keluarga.

Mengisi liburan yang kreatif dapat dilakukan bersama keluarga dengan cara berikut:

1. Berkunjung ke toko buku ataupun perpustakaan.
Memang hal terlihat biasa-biasa saja. Namun jika Anda mampu memilihkan daftar buku yang menarik minat si Anak, pastilah kunjungan Anda bersama keluarga dan anak-anak ke toko buku ataupun perpustakaan menjadi salah satu liburan yang istimewa bagi mereka.

2. Berlibur ke tempat kesenian.
Untuk menambah pengetahuan, Anda bisa mengajak keluarga dan anak-anak mengunjungi tempat-tempat yang menunjukkan cara membuat sebuah prakarya. Misalnya saja pabrik pembuat kendi. Di sana Anda akan mendapatkan pengetahuan bagaimana cara membuat kendi dan cara-cara pembuatannya. Dengan demikian anak pasti akan mendapatkan pengalaman baru yang tidak terlupakan.

3. Kembangkan keterampilan dan bakat anak
Manfaatkan waktu libur anak-anak dengan mengikutkan mereka ke sejumlah sanggar kreatifitas. Misalnya saja les tari, melukis, drama, dll.

4. Berwisata ke tempat bersejarah
Ada banyak tempat bersejarah di tanah air yang bisa Anda kunjungi di museum sejarah. Latihlah anak-anak untuk mencatat informasi penting mengenai tempat bersejarah yang mereka kunjungi. Termasuk penjelasan yang disampaikan oleh tour guide. Setelah itu Anda bisa mengajak anak-anak menceritakan ulang apa yang mereka tulis ke dalam bentuk karangan;

5. Beribur ke tempat yang menambah wawasan
Jika Anda memiliki budget yang terbatas, tak ada salahnya mencoba berkunjung ke obyek wisata bertarif murah tapi tetap memberikan banyak pengetahuan bermanfaat. Misalkan saja kebun binatang atau pantai.

6. Berkemah di alam terbuka
Salah satu alternatif dalam memilih liburan yang paling sering di rencanakan oleh kebanyakan keluarga. Pilihlah lokasi camping yang aman dan nyaman untuk keluarga dan anak-anak. Camping bisa mendekatkan anak pada alam terbuka dan belajar banyak hal dari sana. Jika budget berlebih, Anda bisa menyewa jasa provider outbound yang bisa membantu merancang sejumlah kegiatan di alam terbuka yang cocok untuk mengembangkan kreatifitas keluarga dan anak-anak.

Bila orangtua tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersama anak menikmati liburan akibat dari kesibukan kerjanya sehari-hari, maka sebaiknya orangtua tetap mencoba meluangkan waktu untuk menjalin kedekatan dengan anak, walaupun tidak sepanjang hari libur anak. Tunjukkan pada anak bahwa orangtua tetap memperhatikan anak, dengan terus mengusahakan terciptanya suasana liburan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak. Jadikanlah masa liburan anak menjadi waktu yang sangat berkesan dan meninggalkan kenangan yang indah bagi dirinya. Dengan demikian, kehangatan keluarga akan terkenang sepanjang hidup anak. Perasaan anak untuk selalu merindukan orangtuapun akan tercipta dengan sendirinya.

Beasiswa Trisakti School of Management 2013/2014, Yuks Daftar Segera!

Mau kuliah gratis? Coba beasiswa TSM ini! Untuk saat ini program beasiswa Trisakti School Of Management terdiri dari 5 macam beasiswa, yaitu:

1.Beasiswa Prestasi
2.Beasiswa bagi yang kurang mampu namun berprestasi baik yang sumber dananya dari Yayasan Beasiswa Trisakti
3.Beasiswa Putra Bangsa diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu yang dananya diberikan oleh para donatur
4.Beasiswa kopertis bagi mahasiswa yang berprestasi dimana sumber dananya berasal dari KOPERTIS Wilayah III
5.Beasiswa penuh yaitu beasiswa untuk calon mahasiswa Trisakti School of Management yang berprestasi dimana sumber dananya berasal dari Yayasan Beasiswa Trisakti.

Untuk info lebih lengkap tentang beasiswa prestasi sampai beasiswa kopertis bisa Anda lihat disini.

Beasiswa ini diberikan s/d mahasiswa lulus program S-1 atau maksimal 8 semester yang meliputi:
• FREE UANG SPP (Uang Gedung)
• FREE Uang Per semester (SKS, LABORATORIUM,BPP POKOK, DKM, Regristasi Ulang)
• FREE Uang Wisuda

Syarat-syarat beasiswa penuh:
• Nilai rata-rata raport semester 1-6 min 7,5
• Fresh graduate (lulusan tahun 2013) & umur maks. 19 tahun pada saat daftar
• Menyerahkan fotocopy nilai raport dan di legalisir
• Menyerahkan fotocopy KTP dan kartu keluarga
• Mengisi dan meyerahkan Surat Pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber lain (klik disini)
• Mengisi formulir Beasiswa Penuh (klik disini) dan Formulir Mahasiswa Baru (klik disini) melalui websie TSM di laman berikut dan dikirimkan melalui pos / diantar langsung ke kampus.
• Apabila ternyata pendaftar tidak memenuhi syarat-syarat diatas, maka akan didiskualifikasi oleh panitia

Mengikuti tahapan seleksi:
1.Test Pengetahuan Umum & Matematika
2.Test Bahasa Inggris
3.Wawancara
4.Psikotest
5.Test Kesehatan

Informasi jadwal ujian beasiswa

Harap cek http://www.stietrisakti.ac.id/
atau hubungi: 021-56965427, 021-5666717/720 ext. 260 & 290

(Dikutip dari berbagai sumber)