Tips Menjadi Pribadi yang Menyenangkan

Semua orang ingin menjadi pribadi yang menyenangkan. Kita semua tahu, menjadi orang yang menyenangkan lebih baik daripada menjadi orang yang menyebalkan. Kita sadar dengan hal itu, tapi kadang kita tidak tahu hal apa saja yang membuat diri kita begitu menyebalkan bagi orang lain. Sikap atau tindakan yang menurut kita benar, belum tentu orang lain memiliki pendapat yang sama.

Menjadi orang yang menyenangkan, selain untuk menambah teman, juga bisa membuat semua orang merasa nyaman. Seseorang berpendapat bahwa orang lain akan merasa nyaman dalam pergaulan antar sesama apabila ia memiliki prestasi yang memuaskan, wajah ganteng atau cantik, kaya, pintar, dan lain-lain. Tetapi tidak semua orang berpendapat demikian, banyak dari mereka yang memiliki semua sifat di atas tetapi tidak pandai dalam bergaul, maka banyak dari mereka sering merasa kesepian dalam kehidupan nya.

Nah, dalam bergaul tidak hanya memperhatikan sifat-sifat di atas, tetapi buat lah dirimu menjadi orang yang menyenangkan, sehingga setiap orang yang berada di dekatmu merasa nyaman dan selalu ingin berada di dekatmu

Memang tidak mudah untuk menjadi orang yang menyenangkan, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Semua orang bisa kok menjadi orang yang menyenangkan.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang patut dicoba untuk menjadi orang yang menyenangkan:

  1. Senyum. Murah senyum pada semua orang. Semua tahu hal ini bisa membuat kita tampak menyenangkan bagi orang lain.
  2. Royal dalam memberi pujian.Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, maka kita berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.
  3. Buatlah dirinya sebagai orang penting. Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa kita menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb.
  4. Jadilah pendengar yang baik. Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara. Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehatinya bila tidak diminta.
  5. Ramah. Semua orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di dekat Anda.
  6. Murah hati. Kita tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain.
  7. Hindari mengkritik, mencela atau menganggap remeh. Umumnya orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat.
  8. Bersikap Asertif. Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menimbulkan sikap saling pengertian. Sikap asertif selalu lebih dihargai dibanndingkan sikap Yesman.
  9. Peduli. Peduli dengan apa yang terjadi pada orang lain. Untuk bisa jadi orang yang menyenangkan, jangan salah sasaran. Sebab ada beberapa orang yang tidak membutuhkan bahkan menghindari hal seperti itu. Intinya, peduli dengan orang yang pantas dan memang membutuhkan kepedulian kita.
  10. Tampil menarik. Tampil menarik sesuai keadaan sekitar. Perbaiki penampilan sampai batas kemampuan. Perlu diingat, tetap sesuaikan keadaan agar tidak tampak berlebihan. Perhatikan cara berpakaian dan kebersihan. Ini cukup berpengaruh pada masalah ini.
  11. Sering berbaur. Sering berbaur dan berkumpul. Lebih umum terhadap masyarakat sekitar. Libatkan diri sendiri pada acara-acara tertentu. Jangan terlalu menutup diri terutama pada orang-orang terdekat.
  12. Merendah. Merendah dan tidak menyombongkan diri. Sebab sikap sombong tidak membuat orang lain merasa senang. Rasa bangga memang ada tapi bangga terhadap dan oleh diri sendiri.
  13. Mengalah. Mengalah untuk menang, atau mengalah bukan berarti kalah. Sering mengalah agar menjadi orang yang menyenangkan. Tapi, untuk keadaan tertentu seperti masalah serius, merugikan, atau dengan orang yang sifatnya menindas atau melunjak, jangan lakukan hal yang satu ini.
  14. Percaya diri. Percaya diri dalam keadaan apapun. Jangan malu atau minder dengan apa yang ada pada diri sendiri.
  15. Jujur. Jujur dan tidak suka berbohong terutama untuk masalah besar. Selama itu untuk kebaikan, terus menjadi orang yang jujur bukanlah tindakan yang buruk. Selain bisa menjadi orang yang menyenangkan. Kejujuran juga bisa membuat orang yakin dan percaya terhadap apa yang kita bicarakan atau tunjukan.
  16. Menghargai. Siapapun, dimanapun, dan kapanpun, bisa menghargai orang lain. Tidak peduli dia orang miskin, jelek, kecil, tidak berguna, dll kita tetap menghargai bahwa dia adalah seorang manusia. Pantas diperlakukan sama dan dihargai selayaknya orang-orang pada umumnya.
  17. Bisa menyesuaikan diri. Bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan yang ada. Selain itu, bisa juga menyesuaikan diri dengan kelompok atau lingkungan yang baru. Jangan menjadi asing meskipun sebenarnya hal itu adalah sebuah kenyataan.
  18. Sopan. Sopan dari tindakan dan sikap. Tunjukan bahwa diri sendiri memiliki kepribadian yang baik. Tidak memalukan bagi orang lain karena sikap yang kurang sopan untuk menjadi orang yang menyenangkan.
  19. Pandai menempatkan diri. Kemampuan untuk beradaptasi, menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, terutama lingkungan yang baru sangat diperlukan untuk menjadi orang yang menyenangkan. Sebab dengan kemampuan beradaptasi dan menempatkan diri inilah kita kan dengan mudah diterima oleh orang-orang di mana pun itu.
  20. Sederhana dan apa adanya. Hal yang sangat menyenangkan adalah apabila orang-orang bisa menerima diri kita apa adanya. Maka kesederhanaan adalah sebuah sikap yang wajib dimiliki. Apa adanya dan tidak perlu berlebihan.
  21. Membuka diri. Membuka diri untuk orang-orang yang ingin mengenal kamu. Dan jangan sekali-kali memilih-milih dan membeda-bedakan seseorang berdasarkan statusnya. Kamu harus menjalin silaturahami dengan semua orang. Dengan catatan, kamu harus membentengi diri agar tidak mudah terbawa arus yang negatif.
  22. Bisa menerima perubahan. Jadilah orang yang fleksibel, jangan terlalu kaku. Setiap kehidupan pasti mengalami perubahan termasuk lingkungan. Kita harus bisa mengikuti, tapi harus punya filter/penyaring mana yang baik mana yang kurang baik. Kalau sudah begini maka perubahan adalah sesuatu yang menyenangkan.

Well, selamat menjadi orang yang menyenangkan dan tetap menjadi diri apa adanya.

Semoga bermanfaat!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *