Hal Penting yang Menentukan Karakter Anak

Sebagai orang tua mungkin pernah melihat dan menyaksikan jika antara satu anak dengan anak lain memiliki sikap dan karakter yang berbeda-beda. Entah itu, ketika si anak sedang menghadapi sebuah masalah atau dalam bersikap terhadap orang-orang sekitarnya. Contohnya ketika di sekolah, ketika Anda mengantar si buah hati pergi bersekolah, Anda mungkin melihat perbedaan sikap dan karakter antara anak Anda dengan anak-anak lainnya. Bahkan ada beberapa anak yang memberikan sikap yang berbeda pada beberapa orang, meskipun orang tersebut adalah orang yang dikenalnya, seperti teman sekelasnya atau gurunya.

Selain itu, ada juga anak yang mempunyai dua karakter. Misalnya, jika di lingkungan keluarga, maka anak tersebut akan bersikap pendiam dan pemalu, akan tetapi jika di depan temannya, anak tersebut berubah 180 derajat, menjadi anak yang aktif dan mudah bergaul. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Sebenarnya, pembentukan karakter anak tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal. Apa sajakah itu?

Berikut beberapa hal yang dapat menentukan karater anak:
1. Sikap Orang Tua

Sikap orang tua sebenarnya sangat memengaruhi sikap seorang anak. Bagaimana cara orang tua mendidik dan berkomunikasi dengan anaknya, tentu akan memberikan karakter tersendiri pada pihak sang anak. Jadi, sebenarnya akan sangat bagus jika pihak orang tua bisa berkomunikasi secara rutin dan lancar dengan anak-anaknya. Selain itu, keterbukaan antara kedua belah pihak juga akan memberi hal positif pada perkembangan anak. Dengan bersikap seperti itu, maka secara tidak langsung Anda telah mengontrol keadaan sang anak, tanpa membuatnya merasa terganggu dan tertekan.

2. Lingkungan keluarga
Selain orang tua, tentunya lingkungan keluarga yang berbeda (antara keluarga ayah dengan keluarga ibu) juga turut berpengaruh pada sikap sang anak. Pada beberapa kejadian ditemui, bahwa sang anak biasanya akan lebih dekat dengan salah satu keluarga dari orang tuanya. Untuk hal ini, sebaiknya diseimbangkan antara kedekatan dengan keluarga pihak Ayah dan keluarga pihak Ibu. Akan tetapi, perlu diingat pula, jangan sampai salah satu keluarga menjadi dominan sikapnya kepada sang anak. Karena bagaimanapun juga, di dalam sebuah keluarga besar akan terjadi konflik antara satu keluarga kecil dengan keluarga kecil lainnya.

3. Lingkungan sosial
Biasanya beberapa anak akan menjadi lebih terbuka di lingkungan sosialnya atau mungkin sebaliknya (menjadi lebih tertutup). Sebenarnya, akan lebih baik jika sang anak bersikap terbuka di setiap lingkungannya, namun terbuka di sini masih dalam batasan tertentu. Jadi, jangan sampai anak terlalu terbuka di lingkungan sosial, namun tertutup di keluarga. Begitupun sebaliknya, karena hal itu tidak baik dan akan menghasilkan ketidak seimbangan pada sikapnya nanti.

4. Sikapnya sendiri
Hal ini bisa dikatakan hal yang paling penting dalam pembentukan kepribadian dirinya sendiri. Bagaimanapun sikap keluarga, lingkungan, dan sosial terhadap dirinya, itu tidak akan berguna apabila sang anak sendiri tidak mampu untuk mengatur dan memilih secara tepat mana yang harus dan mana yang tidak seharusnya diterapkan.

Dengan demikian, pada intinya, sikap orang tua, lingkungan keluarga serta lingkungan sosial anak akan sangat penting untuk pembentukan kepribadian seorang anak. Untuk itu, menjaga dan mendidik anak untuk dapat menyeimbangkan sikapnya akan menjadi modal yang baik untuk membentuk karakter anak yang baik.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *