Cara Mudah Buat Soal Ujian Online..!!

GOOGLE….yaa…siapa yang tidak tau dengan perusahaan raksasa satu ini. Saat ini perkembangan teknologi informasi berjalan dengan begitu cepat, infrastruktur dan layanan internet murahpun semakin marak, saatnya kita sebagai pendidik harus kreatif dan berkembang mengikuti perkembangan jaman. Google memberikan beberapa fitur gratis untuk kita yang dapat kita manfaatkan untuk pembelajaran salah satunya adalah Google Drive, aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat soal ujian dan kuis. Melalui aplikasi Google Form dari Google Drive, guru dapat mudah membuat soal ujian/kuis secara online dan tinggal membagikannya melalui link yang dapat diakses oleh murid-murid. Aplikasi ini juga memudahkan kita dalam mendata nilai murid dan terbilang rapih tersimpan di storage Google Drive Anda.

Bagaimana cara membuat soal / kuis menggunakan Google Form? Berikut kesekolah.com merangkum langkah singkat membuat soal online menggunakan Google Form dari Google Drive:

Langkah 1: Akses Google Drive

  • Langsung ke Google Drive di laman drive.google.com/ dan login dengan akun Google Anda. Jika belum mempunyai akun, daftarkan diri Anda secara gratis.

Langkah 2: Buat Google Form

  • Untuk membuat formulir baru, yang biasa digunakan untuk membuat soal,survey maupun kuis, Anda tinggal mengklik New > More > Google Forms.

Langkah 3: Tambahkan judul, deskripsi dan pertanyaan

  • Isi judul soal Anda misalkan “Soal Ujian Biologi Bab Sistem Pencernaan”
  • Ketik soal di kolom Question Title , lalu Anda bisa mengganti tipe soal menjadi Pilihan Ganda (PG) atau Esai dengan mengaturnya di kolom Question Type lalu klik Done.
  • Tambahkan soal sesuai yang akan Anda ingin buat.

Langkah 4: Mengumpulkan Jawaban

  • Untuk mengumpulkan jawaban, klik tab Responses dan pilih Choose response destination.
  • Dari beberapa jawaban yang telah diisi/dikerjakan oleh murid, akan tersimpan dalam Spreadsheet. Select New spreadsheet, ketik nama judul lalu klik Create.

Langkah 5: Membagikan Soal / Kuis yang Sudah Dibuat

  • Setelah soal Anda selesai, klik Send form. Salin URL lalu bagikan ke murid-murid.
  • Atau, klik Embed, salin embed code, dan tempel di website Anda dimana murid bisa langsung mengerjakan langsung di website.

Selesai! Anda telah berhasil membuat soal ujian simpel dan mudah di Google Drive Anda. Selain menghemat kertas, murid juga dimudahkan dengan hanya mengerjakan di layar monitor. Semoga solusi pendidikan ini menjadikan kemudahan pembelajaran di era modern seperti sekarang ini.

Tips Cara mengajarkan Bahasa Indonesia yang menyenangkan..!!

Bagi sebagian siswa, Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang paling membosankan di sekolah. Mengapa tidak? Dari kelas SD sampai SMA, beberapa topik pelajaran selalu di ulang. Dan sudah setiap hari kita selalu bercakap dengan Bahasa Indonesia. Maka tak heran jika pada pelajaran ini, anak – anak tidak memperhatikan, ngantuk, bahkan cabut kelas.Hal ini membuat seorang guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 13 Surabaya, Jawa Timur menjadi prihatin dan mencoba mencari metode baru yang setidaknya bisa lebih menarik perhatian siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia.Akhirnya, pada saat membahas topic “Mendikusikan Masalah dari Berbagai Sumber”, sang guru membuat sebuah permainan dengan nama ‘Pesawat Masalah’.

Pembelajaran dengan permainan “Pesawat Masalah” ini dimulai dengan penjelasan guru mengenai materi dan aturan permainan. Guru memandu siswa membentuk kelompok kecil yang beranggotakan 4 – 5 orang. Guru membagikan kertas kepada siswa dan siswa menuliskan satu permasalahan yang telah mereka temukan dari berbagai sumber.

Siswa selanjutnya melipat kertas masalah tersebut menjadi sebuah pesawat dengan mencantumkan nomor absen di sayapnya. Kemudian siswa berdiri membentuk lingkaran penuh dan menerbangkan pesawat secara bersamaan berdasarkan aba-aba guru.

Selanjutnya siswa langsung berlari untuk mendapatkan satu pesawat milik temannya. Siswa kembali duduk, membuka pesawat dan mempelajari permasalahan yang sudah tertulis. Bersama kelompok, masing-masing anggota menuliskan kalimat pemecahan masalah dengan singkat dan jelas.

Kelompok yang sudah selesai maju membacakan permasalahan yang ada berikut kalimat pemecahannya yang telah mereka tuliskan. Kelompok lain memberikan tanggapan.

Permainan diakhiri oleh guru dan siswa dengan menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang baru saja dilakukan. Guru memberikan reward kepada siswa dan kelompok yang aktif memberikan tanggapan.

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode permainan “Pesawat Masalah” ini ternyata telah memberikan perubahan pada siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa menjadi tertarik dan senang terhadap pelajaran Bahasa Indonesia. Mereka merasakan manfaat belajar berbahasa melalui kalimat dan tuturan yang telah mereka sampaikan. Siswa menjadi lebih aktif dan disiplin dalam pembelajaran.

Semoga metode pembelajaran “Pesawat Masalah” ini bisa bermanfaat bagi pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

(Dikutip dari wapikweb.org)

Yukk intip Tipsberikut “Meningkatkan Menulis Anak…”

Sebagai guru, tentu Anda pernah atau sering berhadapan dengan anak yang mengucapkan hal tersebut. Setiap anak tentu memiliki cara yang berbeda dalam mengungkapkan pesan dengan baik. Ada yang banyak berbicara, namun jika dihadapkan dengan pensil dan pulpen, mereka cenderung ragu dan tidak tahu apa yang harus ditulis. Lantas, bagaimana Anda sebagai guru untuk membantu sang anak dengan masalahnya dalam menulis?Berikut ini beberapa strategi yang bisa Anda coba:

1. Murid Bicara, Guru Menulis

Minta murid Anda berdiri saat Anda duduk di bangkunya. Lalu katakan padanya “Kamu bicara, saya akan menulis.” Hal ini biasanya membuat si anak lengah dan berpikir bahwa tidak ada pilihan lain selain berbicara.

2. Rekam suara

Anda bisa mencoba meminta sang anak merekam sendiri saat ia berbicara tentang karangannya. Lalu minta dia untuk menuliskan kembali apa yang ia rekam.

3. Audio Transcribe

Anda bisa gunakan aplikasi yang bisa mengubah suara menjadi tulisan (Audio Transcribe). Beberapa pilihannya yaitu PaperPortNotes, Naga NaturallySpeaking, Dictation Pro, dan VoiceTranslator. Mintalah murid Anda untuk berbicara saat Anda gunakan aplikasi audio transcribe itu. Setelah selesai transcribe, murid bisa menulis kembali dari hasil rekaman tersebut.

(Disadur dari edutopia.org)